Urai Kemacetan, Margonda Tambah Pos Lantas

0
5

godepok-Peristiwa. Satlantas Polresta Depok mendapatkan bantuan bangunan Pos Lantas di Jalan Margonda (Medan 9 sejajar Tol Cijago Seksi 2 Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji.

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto pada peresmian Pos Lantas pada Senin (12/8) mengatakan pihaknya mendapatkan hibah lahan milik PT. Waskita pengelola Jalan Tol Cijago Seksi 2 dengan PT Tri Hidayah Anugrah selaku kontraktor memperoleh lahan seluas 100 meter dengan bangunan berlantai 2 untuk difungsikan sebagai Pos Lantas multi guna.

“Kami terima kasih kepada pihak tol dan PT Tri Hidayah Anugrah yang telah mendirikan bangunan berlantai 2 yang multi fungsi bagi anggota berada di titik strategis segitiga Kota Depok,” katanya.

Fungsi Pos Lantas ini nanti dapat digunakan selain sebagai tempat pemantauan anggota juga sebagai salah satu membantu pelaksaan tugas polisi lalu lintas dalam rangka menciptakan Kamtertibcarlantas khususnya di Jalan Margonda dan Juanda.

Dia mengatakan saat ini Kota Depok situasi lalulintas sudah cenderung padat, sebagai salah satu ciri Kota yang mulai berkembang pembangunannya.

“Untuk itu ada Pos Lantas baru ini dapat menjadi jalan pemecah mengurai kemacetan di saat jam rawan macet khusus di perlintasan utama Margonda dan Juanda titik pertemuan dari arah Bogor, Bekasi, dan Jakarta,” katanya.

Kombes Didik berharap bantuan dari salah satu CSR yaitu bangunan Pos Lantas juga untuk pergerakan anggota menuju titik sentral rawan kemacetan, Jalan Juanda Margonda terutama selepas persiapan dioperasikan Tok Cijago Seksi 2.

Lantaran letak Pos Lantas baru ini sangat srategis dan prestisius, dalam menghadapi pengoperasian Tol Cijago Seksi 2 sebentar lagi akan sangat terbantu dan membantu anggota kita dalam melakukan pemantauan.

Terpisah Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo menambahkan sebanyak 6 personil anggota bergiliran berjaga Pos selama 24 jam antisipasi kemacetan lalu lintas di Jalan Margonda dan Juanda.

Selain tempat jaga, lantaran halaman yang cukup luas akan digunakan untuk menjadi tempat barang bukti motor lakalantas dan sitaan sementara waktu.

“Selain itu juga untuk tempat istirahat petugas motor BM kami untuk pengawalan lalu-lintas,” katanya. (aji godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here